Pantai Parangkusumo-Bantul Yogyakarta

Pantai Parangkusumo-Bantul Yogyakarta

Pantai Parangkusumo : Yogyakarta terkenal dengan berbagai tempat tujuan wisata, tujuan wisatanya pun berbagai macam dari wisata budaya, wisata kuliner maupun wisata alamnya. Salah satu tujuan wisata alam di Yogyakarta terletak di Kabupaten Bantul yaitu Wisata Alam Pantai Parangkusumo.

Pantai Parangkusumo telah lama menjadi tempat tujuan wisata alam, tidak hanya sebagai tujuan wisata alam ternyata Pantai Parangkusumo juga menjadi tempat tujuan wisata budaya juga, karena banyak cerita mitos dan mistis di sana.

Pantai Parangkusumo merupakan gugusan pantai yang terletak di selatan Pulau Jawa, sejajar dengan Pantai Parangtritis tepatnya terletak di Kabupaten Bantul Yogyakarta.

Selain menikmati keindahan Pantai Parangkusumo, pengunjung biasanya melakukan aktifitas berenang, bermain pasir dan menyewa ban atau kapal atau sekedar duduk- duduk di pinggir pantai. Selain hal-hal tersebut, banyak pengunjung datang kesana melakukan ritual-ritual. baik secara individu maupun ritual yang memang rutin dilakukan warga disana dan ritual yang dilakukan pihak kraton Yogyakarta.

Mitos di Pantai Parangkusumo tidak terlepas dari hubungan antara keraton Yogyakarta dengan penguasa Pantai Selatan yaitu Kanjeng Ratu Kidul. Parangkusumo dikenal sebagai Gerbang utama menuju Kerajaan gaib Laut Selatan. Berbagai acara labuhan sering dilakukan oleh pihak Keraton ataupun oleh warga sekitar. Ritual ini dilakukan sebagai ikatan dan kekuasaan antara keraton dan penguasa laut selatan. Ketika acara labuhan diadakan banyak pengunjung berdatangan baik warga sekitar maupun dari luar daerah bahkan ada pengunjung mancanegara ikut menyaksikan acara tersebut.

Masih banyak orang yang menilai dan mengakui keangkeran Pantai Parangkusumo karena suasana yang masih sangat terasa sakral. Kembang dan sajeng sangat gampang ditemui ketika kita berkunjung di pantai ini. Apalagi kalau kita berada di Batu Cinta yang terletak di dalam Puri Cepuri, tempat yang diyakini oleh warga Yogyakarta sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Ratu Pantai Selatan ketika membuat perjanjian. Para pengunjung meletakkan kembang dan sajen berharap mendapatkan berkah dengan melakukan ritual semedi.

Hanya saja banyak orang kemudian melakukan jalan yang salah, mereka datang kesana mengharapkan kekayaan secara instan yaitu pesugihan. Menurut Kuncen disana setiap Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon, banyak sekali orang yang datang melakukan ritual mencari pesugihan. Bahkan tak tanggung-tanggung, tumbalpun mereka relakan. Banyaknya peziarah yang datang membuat hal ini dimanfaatkan beberapa orang mencari rupiah. Para PSK dari beberapa daerah memanfaatkan ramainya para pengunjung untuk menjual jasa mereka. Di Pantai Parangkusumo sendiri banyak berdiri penginapan- penginapan dengan harga yang sangat murah.

Terlepas dari hal tersebut Pantai Parangkusumo tetaplah pantai dengan keindahan yang mempesona. Tumbuhan-tumbuhan seperti Pakis atau Palm tumbuh di bagian depan pantai. Tampak mempesono ketika kita melihat dari kejauhan. Jalan akses yang gampang dan lebar membuat para pengunjung nyaman ketika mau menuju kesana. Ombak yang indah dan suasana yang elok ketika sunset akan sangat berkesan ketika berkunjung disana. Kita dapat menyewa delman untuk menyusuri Pantai Parangkusumo dari ujung ke ujung bila tidak ingin terlalu capek berjalan.

Harga tiket masuk yang dikenakan ke pengunjung pun tidaklah mahal, anda hanya membayar tiket Rp. 10.000 saja (belum termasuk parkir) untuk dapat menikmati keindahan Pantai Parangkusumo, bahkan tiket tersebut berlaku untuk Pantai Parangtritis juga. Murah bukan. Jangan lupa membeli souvenir ketika berkunjung kesana. Penjual souvenir banyak menjajakan barang dagangan mereka di kawasan pantai.

 

Baca Juga Artikel Pantai Yang Lain :